RIHLAH TARBAWIYYAH 2026

Oleh

yazrielchanif@gmail.com

PONDOK PESANTREN MENARA QUR’AN

PELAIHARI, (10/07/26) Setelah menjalani rutinitas belajar, menghafal Al-Qur’an, dan berbagai aktivitas kepesantrenan, tiba saatnya para santri Pondok Pesantren Menara Qur’an Banjarbaru mengikuti kegiatan Rihlah Tarbawiyyah sebagai sarana penyegaran sekaligus pembinaan karakter. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Selasa, 7 Juli hingga Jumat pagi, 10 Juli 2026, bertempat di kawasan wisata Air Terjun Bajuin,Desa Sungai Bakar, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut.

Rihlah Tarbawiyyah kali ini diikuti oleh 73 santri yang terdiri dari santri lama dan santri baru. Selain menjadi sarana refreshing dan menikmati keindahan alam ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala, kegiatan ini juga menjadi wadah li ta’arrafu (saling mengenal) bagi para santri serta pembiasaan berbagai aktivitas ‘ubudiyyah sebagaimana yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di pesantren.

Selama kegiatan berlangsung, para santri diajak untuk lebih dekat dengan alam melalui berbagai aktivitas yang menantang sekaligus menyenangkan. Mereka melaksanakan long march, menikmati suasana pedesaan, mendaki perbukitan, mandi di sungai, hingga mengikuti jelajah malam untuk melatih keberanian. Bermalam di alam terbuka juga menjadi pengalaman berharga yang melatih kemandirian, kesederhanaan, serta ketahanan fisik dan mental para santri.

Di samping kegiatan alam, pembinaan ruhiyah tetap menjadi agenda utama. Para santri senantiasa menjaga salat lima waktu berjamaah, Qiyamul Lail, melaksanakan tadarus Al-Qur’an, mengikuti zikir pagi dan petang, serta menyimak kultum Subuh yang disampaikan oleh para Asatidz. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, para santri diajak untuk merasakan bahwa kedekatan dengan alam seharusnya semakin menambah rasa syukur dan keimanan kepada Allah Ta’ala.

Kegiatan juga semakin meriah dengan diadakannya turnamen sepak bola yang diikuti dengan penuh antusias. Melalui berbagai aktivitas kelompok dan kebersamaan selama rihlah, terjalin hubungan yang semakin erat antara santri lama dan santri baru, sehingga tercipta suasana kekeluargaan yang hangat dan penuh ukhuwah.

Sebelum meninggalkan lokasi wisata, seluruh santri tidak lupa bergotong royong membersihkan area perkemahan dengan memungut sampah yang ada di sekitar lokasi. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus implementasi nilai-nilai Islam yang mengajarkan pentingnya menjaga kelestarian alam.

Memilah sampah di sekitar lingkungan menjadi salah satu bentuk nyata dari rasa cinta terhadap alam.

Ustadz Ali Akhmadi, Selaku Ketua pelaksana kegiatan, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi seluruh peserta. Beliau berharap para santri dapat lebih menyatu dengan alam, semakin kuat keimanannya, serta memiliki fisik dan mental yang lebih tangguh dalam menjalani kehidupan dan proses menuntut ilmu.Insyaallah

Alhamdulillah, seluruh rangkaian Rihlah Tarbawiyyah berjalan dengan lancar dan penuh kebahagiaan. Nampak para santri menikmati setiap perjalanan dan kegiatan yang dilalui dengan wajah ceria dan semangat yang tinggi. Semoga kegiatan ini menjadi sarana untuk menyegarkan kembali jiwa dan raga para santri, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menambah semangat dalam menuntut ilmu dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Popular Post